Bodoh.

Seperti menegakkan benang basah

Seperti menggarami air di lautan lepas

Seperti mendulang air di peniris

Suatu pekerjaan yang sia sia

Meski dengan sekuat tenaga dicoba

Tanpa diketahui bagaimana ujungnya

Yang tersisa hanya lelah

Dan sebuah tanda tanya

Yang dipunya hanya setitik asa

Ya

Setitik saja

Hanya bisa ikut dadu nasip ke mana bergulir

Karena jika dipakai logika

Bak menatap lubang benang dari sebuah jarum

Jika sudah begini, yang bodoh siapa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s