4 in 1

If you want to end things with me

I’ll make sure you won’t have a thing to remember what we once were …

Advertisements

Sebab akibat.

Ada beberapa perempuan yang jika dibiarkan berdiri tegak sendiri, justru akan makin mandiri. Dia pikir, jika dia mampu menyelesaikan dan memutuskan sendiri, bukannya akan mempermudah urusan laki laki? Sesimpel itu saja.

Lucunya, ada beberapa lelaki, yang jika sudah begini, malah balik mengharap selalu dijadikan tempat bersandar. Agar ego merasa dibutuhkan, terpenuhi. Padahal, pada awalnya tanpa disadari, merekalah yang membentuk pribadi perempuannya. Dan tiba tiba, kemandirian seorang perempuan jadi sebuah ancaman dan keluhan. 

Rasa saling membutuhkan itu butuh timbal balik. Tak bisa hanya salah satu yang terus menerus butuh. Mungkin yang satu merasa terganggu, mungkin yang satu juga tak maju maju karena harus terus dibantu. 

Tak mungkinlah setiap individu memiliki kemampuan di semua bidang. Pasti ada titik kurangnya. Di situlah saat dia membutuhkan orang lain, maka bantulah. Bukan ambil alih kekurangannya. Bimbinglah, lakukan bersama sama. Percayakan saja pada hukum sebab akibat. Karena sudah membantu, maka dilain waktu kau pun akan dibantu. Tak ada superman atau superwoman. Pada akhirnya semua akan tetap membutuhkan sebuah sandaran bahu, kok.

Hilang.

Kala bibir tak lagi ingin menyapa

Apalagi untuk bersentuhan raga

Wajah wajah familiar yang hilang seketika

Begitu asing bahkan nyaris terlupa

Bahkan kenangan pun tak diinginkan tersisa

Jika sesal kalah telak dengan amarah dan luka…

…..Adalah tipis beda ikhlas itu dengan mati rasa

Sotoy.

Dan seketika mereka mendadak seperti paham akan rasa yang telah kau lalui

Seketika pula merasa tahu apa yang terbaik untukmu

Tak jarang mereka jatuhkan vonis ke atasmu

Saat kau tak bergerak seperti apa yang mereka mau

Katanya atas dasar ‘perhatian’ dan ‘kasih sayang’ 

Tak tahukah mereka bahwa butuh waktu untuk menjahit luka

Bahwa setiap koyakan luka tak berarti sama

Luka yang mereka alami mungkin sebatas memar di permukaan saja

Manalah mereka tahu lukamu mungkin telah bernanah?

Tutup telinga rapat rapat

Bungkam mulutmu kuat kuat

Bergeraklah seperti yang kau mau

Jika tlah kau lewati neraka yang tak pernah mereka alami

Maka tak perlu susah hati meminta mereka memahami

Diam saja, lalu kemudian hentaklah dengan langkah yang tak pernah mereka duga


http://www.jurnalperempuan.org/blog-feminis-muda/realitas-sebagian-janda-penghakiman-dari-perempuan-untuk-perempuan

Some said.

Some said, don’t spend too much time on socmeds.

Some said, do whatever you want.

Some said, you gotta make a living.

Some said, becareful with your money.

Some said, you live your life too easy.

Some said, take your time.

Some said, you’re too slow.

Some said, you’re doing ok.

Some said, you become more bitter.

Some said, you’re indeed, strong.

Some said, find another.

Some said, focus on your loved ones.

Some said, get rid of this.

Some said, hold on to what you have.

Some said, you’re rich enough.

Some said, you’re gonna loose all of this.

Some said, people thought you’re this and that.

Some said, scr#w them.

Some said, make sure of your future.

I said, I don’t have the energy to think about things that aren’t going to happen yet…..