Sebab akibat.

Ada beberapa perempuan yang jika dibiarkan berdiri tegak sendiri, justru akan makin mandiri. Dia pikir, jika dia mampu menyelesaikan dan memutuskan sendiri, bukannya akan mempermudah urusan laki laki? Sesimpel itu saja.

Lucunya, ada beberapa lelaki, yang jika sudah begini, malah balik mengharap selalu dijadikan tempat bersandar. Agar ego merasa dibutuhkan, terpenuhi. Padahal, pada awalnya tanpa disadari, merekalah yang membentuk pribadi perempuannya. Dan tiba tiba, kemandirian seorang perempuan jadi sebuah ancaman dan keluhan. 

Rasa saling membutuhkan itu butuh timbal balik. Tak bisa hanya salah satu yang terus menerus butuh. Mungkin yang satu merasa terganggu, mungkin yang satu juga tak maju maju karena harus terus dibantu. 

Tak mungkinlah setiap individu memiliki kemampuan di semua bidang. Pasti ada titik kurangnya. Di situlah saat dia membutuhkan orang lain, maka bantulah. Bukan ambil alih kekurangannya. Bimbinglah, lakukan bersama sama. Percayakan saja pada hukum sebab akibat. Karena sudah membantu, maka dilain waktu kau pun akan dibantu. Tak ada superman atau superwoman. Pada akhirnya semua akan tetap membutuhkan sebuah sandaran bahu, kok.

Advertisements

One thought on “Sebab akibat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s