Teruntuk Anakku.

Sekuat apapun aku tampak di matamu

Sekeras apapun watak yang tergambar di wajahku

Sebagaimana aku mencoba mengikhlaskanmu

Bahwa kata mereka anakmu itu bukan anakmu

Sesungguhnya ia titipan dari Tuhanmu

Namun namamu tak akan pernah lepas dari doaku

Bayangmu tak akan pernah lepas dari benakku

Karena kita pernah satu, anakku

Berbagi detak jantung dan nafas selalu

Kau lah cinta tak bersyarat pertama yang kutahu

Oleh karena itu, terpisah denganmu terasa bagai sebuah kematian kecil bagiku..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s