In the end.


Tinggal menunggu waktu.

Tahun demi tahun sudah berlalu.

Dan aku tahu diriku.

Aku punya cinta yang menggebu.

Namun tetap kujaga logikaku.

Jika kau mau aku tetap ada di situ,

Berikan pula lebih hanya sekedar waktumu.

Karena cinta butuh pengorbanan yang tak hanya satu.

Bukan masalah hitungan baku.

Tapi akan sangat letih jika hanya memberi melulu.

Terutama untuk hal yang sekiranya semu.

Jadi hanya tinggal menunggu waktu.

Dan jika tiba saat itu,

Ku akan langkahkan kakiku tanpa ragu.

Menoleh ke belakang lagi pun ku tak akan mau….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s