Kalah.

Hidup mah kayak gitu….
Yang lama dilepas demi harapan dan nafsu akan yang baru.

Padahal yang lama terbukti gak banyak cingcong.

A ya A.

B ya B.

Tapi yang baru memang pandai merayu.

B bisa menjadi A.

A bisa jadi B.

Jangan-jangan, nanti lupa A mesti jadi apa, karena sudah terlalu sibuk merangkai kata.
Terlepas dari latar belakang suku, agama, ras, budaya..

Dasarnya manusia itu memang suka dibuai.

Didengar hanya yang mau dia dengar.

Ketimbang mendengarkan sebuah ketegasan : fakta adalah fakta.

Lebih suka dielus, dibimbing dan dirayu pada saat salah.

Padahal… kan sudah bukan anak TK?

Memang. Berdiri tegak sendiri di panggung boneka itu susah.

Advertisements

2 thoughts on “Kalah.

  1. Lebih suka dielus, dibimbing dan dirayu pada saat salah.

    dielus elus punggung belakangnya, bikin ademn…..
    btw, cik aceppt path baru gue, yang lama ke delete wkkwk….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s