Jilat ludah.

Suatu saat ada yang berkata : ‘ah si ini anaknya begitu.. begini.. ‘

Besoknya foto selfie berdua.

Suatu saat ada yang berkata : ‘ah, ga cocok emang gua ama si anu..orangnya begini begitu..’

Besoknya pajang foto di sosmed lagi makan siang bersama.

Suatu saat ada yang berkata : ‘udahlah..emang gak asik mainnya, ga selevelan otaknya!’

Dan kemudian…mereka pergi ngopi bersama.

Buat apa berteman, jika hati dan mulut bisa gampang menghujat?

Jika tak yakin akan penilaian sendiri, sebaiknya kau jaga lisan.

Dan ketika lisan itu sudah dikeluarkan menjadi barisan kata yang sampai di telinga orang, maka tepatilah apa yang telah terucap.

Namun yang terpenting bagiku adalah : buat apa berteman jika masih bisa di belakang gampang mencela dan menghujat?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s