Rumah makan prasmanan.

2 porsi nasi

1 pepes ikan mas

1 paru goreng

1 ayam bakar

1 sayur urap

1 sayur pare

1 tumis tauge

1 sayur daun pepaya

2 perkedel jagung

1 tahu bacem

1 pisang

2 bungkus kerupuk

1 es kelapa jeruk

2 air mineral

Total Rp. 126.000

Cara menghapal itu semestinya sistematis. Seperti deretan menu untuk 3 orang di atas. Dimulai dari karbohidrat dulu, karena sebagai bangsa Indonesia, pasti makan nasi dulu yang utama. Tapi aku nggak. Meski aku anak metal, melayu total dengan raut oriental.

Selanjutnya lauk, berupa protein. Disusul sayur mayur, dan pelengkap makanan utama. Biasanya yang terakhir ini berupa tahu, tempe, perkedel, sejenis itu lah.

Lalu, aksesoris tambahan di piring. Yang istilahnya kalo ada syukur, gak ada ya uda gak papa. Yaitu kerupuk. Ada juga, kebiasaan lama, yakni “cuci mulut” yang berupa buah-buahan.

Last but not least, ofcourse…

Minum.

Jadi intinya, menghapal sesuatu itu agar mudah, harus sistematis. Seperti menghapal 16 deretan kartu kredit untuk transaksi online. Kan males, uda ribet ngetik, harus buka dompet, liat contekan nomer kartunya.

Hapalkan per4 angka.

XXXX 4 angka pertama ini biasanya kode bank penerbit kartu.

XXXX 4 angka kedua adalah kode jenis kartu, apakah jenis mastercard ataukah visa, rankingnya : gold, platinum dan titanium. Silver udah nggak laku, jaman sekarang.

XXXX nomer kartu

XXXX sama, nomer kartu juga

Tanggal berlaku, biasanya ini reminderku untuk bersiap-siap dikenakan iuran tahunan yang mempengaruhi total oustanding due.

Nomer CVV. Cuma 3 angka. Gampanglah, menghapalnya.

Hapalkan 1 kartu saja, untuk dipakai buat transaksi online. Kalo punya 3 karti kredit, dan dipakai semuanya, nanti repot gak kelacak pemakaian “hutang”nya.

Nomer telepon. Jika 7 angka, aku menghapalnya dengan cara : 3 angka pertama terlebih dahulu. Angka pertama menunjukkan lokasi. Kepala 7 wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya, kepala 4 Kelap Gading dan sekitarnya, atau kepala 5 wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya. 

Lalu 4 angka berikutnya. Misalnya: 731… 0732 . Atau 450…3643

Jika terdiri dari 8 angka, ya sama saja seperti menghapal nomer kartu kredit. Per 4 angka. Semisal : 4584…7192, atau 2272…8865. Naaaah, yang kepala 2 ini biasanya nomer telpon rumah yang pakai penyedia jasa 3 in 1 : tv kabel, internet dan rumah kantor dari PT. Telkom. Kalo akhirannya bagus, misalnya : 2766…1500.. atau 3317…0000 dan kalo dicuekin ga berapa lama menelepon lagi dengan nomer yang nyaris nyaris mirip, jangan diangkat.

Biasanya itu marketing kartu kredit, yang mencoba menawarkan kita, yang seringkali dengan cara bicara nyerocos tanpa jeda, untuk berhutang lebih banyak dengan fasilitas KTA, penawaran asuransi, cicilan tetap, dst..dst…dst..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s