Mungkin akhirnya ia lelah.

” Kamu kenapa?”

” Gak apa-apa.”

” Kenapa diam aja?”

” Gak apa-apa.”

” Beneran, gak ada apa-apa?”

” Iya ngga apa-apa.”

[….karena pada akhirnya ia tau, penjabaran dari sebuah “apa-apa” itu akan berakhir tanpa menghasilkan apa-apa selain ia yang akhirnya harus balik bertanya : ” Kamu kenapa?”]

beberapa jam kemudian

Apapun jawabannya, dijawab atau tak dijawab, akhirnya tetap kan, hasilnya sama?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s