Perkawinan? Blah.

I thought I’m the one who has been thru hell..

I thought I’m the one who is sailing the most uncertain sea..

But when I look at my right and left, Actually…I’m not alone.

Really.

There are other women who are still struggling, and living what other thought is hell. Yes, at the moment, we all are fighting our own battle in life, and facing different demons.

Tak ada indikatornya sih, mana yang perangnya lebih besar, atau musuh siapa yang lebih keji. Karena masing masing adalah individu yang berbeda, berhadapan dengan individu yang berbeda, mengalami problematika yang berbeda pula.

Ada yang istrinya baik, setia, tapi ga mau di”pegang”. Ada yang suaminya ganteng, mesra, tapi doyan main gila. Ada yang suaminya tekun rajin bekerja kaya raya, tapi gak percayaan sama bini sendiri. Ada yang istrinya ibu yang baik, salihah, cetak anak pintar tapi gak jaga penampilan raganya. Ada istri yang ngeluh mulu tentang suaminya a i u e o, padahal suaminya terlihat anteng aja, gak banyak bacot. Ada yang suaminya cuma gegara kepincut janda jadi lupa segala galanya. Ada istri yang gak bawel, cerewet, ngatur, mandiri, duit terima sedikasihnya aja tapi tetap dianggap gak guna karena mungkin diharapkan merangkap jadi babu juga. Ada yang lama pacaran dan akhirnya nikah dengan orang yang sama, akhirnya selingkuh, mungkin niatnya sekedar variasi, malah kepatil juga. Ada yang suaminya kaya roaya sakseis dalam karir hasil keringet sendiri, sayang istri, eh..demen beli perempuan juga. Ada suami yang terlihat lugu dan cupu, eeee….taunya suka juga beli perempuan, gak kalah sama bos besar. Ada seorang istri yang punya suami yang selisih umur jauh lebih tua tapi baik, sakseis, sayang bini, eh mau lari dan rela diporotin ama laki laki lain cuma gara gara urusan ranjang.

Pilih mana :

Punya suami yang ngga ketauan atau emang engga main gila, tapi insecurenya aujubilah,

Atau

Punya suami yang sayang, cinta begitu rupa, tapi males malesan cari nafkah?

Pilih mana :

Suami yang uda ketauan main gila, tapi mati matian tetap berusaha mempertahankan kita yang katanya nomer satu yang paling dia cinta, tapi ga mau juga setia

Atau

Suami yang gak tau setia atau enggak, tapi control freak dan pelitnya juara?

Pilih mana,

Disakiti di depan mata, suami punya anak dari perempuan lain namun memenuhi semua kemauan dengan harta,

Atau

Suami yang kelihatannya diam dan nurut saja, ga ada angin ga ada badai tanpa bicara main gugat cerai saja dengan alasan yang ngga banget?

Pilih mana,

Berjuang mempertahankan pernikahan menjalani babak demi babak proses pengadilan agama yang menyakitkan itu demi laki laki yang kepincut wanita lain namun pada akhirnya dicerai juga dan tak lama setelah cerai lakinya kawin lagi juga?

Atau..

Memilih tutup mata tutup telinga dan fokus jalani hidup ke depan, karena kadung letih dan sakit hati karena sudah sampai 3x diancam kata cerai oleh suaminya?

Untuk seorang saya, sekarang ini, dengan semua yang telah saya alami dan lihat dan dengar, nilai plus dari sebuah perkawinan itu hanyalah adanya pegangan bahwa if shit happens : entah sakit, atau musibah, ada partner yang BERKEWAJIBAN membantu. Baik dari segi finansial maupun moral. Dah gitu aja.

Ngeri ya?

Entahlah. Mungkin karena saya masih eneg dengan berkurangnya komitmen orang orang masa kini dengan lembaga perkawinan. Mungkin juga saya selama ini udah dibentuk untuk sadar bahwa meski menikah : I am my own hero. I’m the one who can save myself. I depend on myself.

Jadinya ya kayak gini. Perkawinan nampak seperti sebuah belenggu, based on sudah dinafkahi secara materi, ya harus tunduk pada suami.

Ya kan itu getir gila.

Wagelaaaseh.

Eh tapi….

Moga moga ke depannya enggak ya. Tetaplah, saya kepingin lah merasakan ketenangan dan kenyamanan batin bersama seseorang.

Lagian…Kan saya maunya Lebaran ada foto keluarga, ada yang dibawa saat bertemu keluarga besar… Dan saat naik haji kelak , bersama pasangan, biar bisa gandengan. Sesederhana itu saja dulu lah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s