Percaya.

Aku punya seorang teman, seorang artis. Aku masih ingat, ketika pertama kali mendengar namanya, aku masih kuliah, pertengahan tahun 90’an lah.

Dari ceritanya, kisah hidupnya dari dulu lumayan dramatis, penuh warna warni. Penuh pergolakan dan perjuangan, bahkan nyaris menyerempet kematian.

Pun hingga kini.

Namun, temanku tadi memilih percaya, dan bersandar pada Tuhan. Dalam artian BENAR-BENAR percaya dengan kekuatan teguh akan doa dan pertolongan Tuhan.

Which

Untuk yang satu ini, entah kenapa masih saja susah kujalani.

[rollingmyowneyes]

Katanya,” Aku mencoba bersyukur tentang apapun juga setiap saat. Aku bersyukur, aku masih bisa bernafas, kakiku masih menapak lantai. Aku bersyukur, jari jemariku masih bisa digerakkan… aku bersyukur berapapun uang yang tersisa di di dompetku… Bagiku, Tuhan masih sangat baik masih memberi makanan yang ada di rumahku, air bersih yang masih bisa kuminum…”

Like….wow!

Sementara aku :

” Anjritttt… saldo tabungan gue tinggal segini, gimana ya? Kok tipis banget ya? Gimana kalooo…. anu… ini… ituu…”

Dan ketika 2 hari lalu tiba tiba pompa air ngadat dan aku harus membeli pompa baru :

” Duileeee, ada ada aja ya.. mau keluar duit. Makin tipis dah duit ane..”

Dan ketika isi kulkas mulai habis :

” Duuh, kudu belanja lagi nih, perasaan duit deres banget sih ngalirnya…”

Boro boro mikir bersyukur hal yang lain. Asik konsen ke satu hal yang jadi keluhan saja.

Paraaaaaah.

Pada saat temanku tadi bercerita tentang bagaimana Tuhan melalui tangan manusia seringkali sekonyong-konyong memberikan pertolongan tak terduga, kepalaku masih berpikir :

” Ya ngga mungkin juga kali, kalau tanpa usaha, orang akan memberi uang begitu saja…”

The point is…

Tampaknya aku masih kurang percaya, ya? Akan kekuasaan Tuhan?

Padahal mungkin poinnya bukan di situ, tak semudah dan sedangkal : bruk! Nyoooh, duit….nyoooh…!!!

Poinnya adalah bagaimana caranya agar selalu bisa menimbulkan aura positif. Dengan demikian, ngga melulu mumet mikirin hidup. Dengan menebar aura positif, kan katanya adalah magnet pula untuk mendapatkan hal hal yang baik pada akhirnya. Termasuk di dalamnya rezeki, yang salah satunya berupa uang.

The universe will conspire, istilahnya.

Secara teori, aku sih paham banget. Namun dalam prakteknya, hwaraaaakaaadah hadyyuuooh… kok ya aku ngga mudeng-mudeng juga….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s