Lisan.

Ucapan itu ibarat pisau bermata dua. Terkadang bisa menyenangkan, membahagiakan, meski hanya sekedar dusta. Tapi sebaliknya, bisa menyakitkan, mengiris, meski katanya : ah hanya becanda.

Maka sebaik-baiknya lah kita menjaga lisan. Ucapkan apa yang perlu diucapkan, jika memang datang dari lubuk hati yang paling dalam.

Mungkin itu lebih baik daripada mengucapkan kata-kata yang terasa menyakitkan walau hanya sekedar untuk menggoda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s