Ketika Cinta itu Jadi Sebuah Kepandiran

Oh sayang..

Akan kuberikan engkau bulan, bintang dan bahkan…sang mentari juga..

[Etapi.. jikalau bisa, sih…]

Ku t’lah berikan semua yang kupunya hingga tak ada satupun yang bersisa..

Cintaku sedemikian megah sampai pandir kini kujelma…

Oh sayang…

Kuberikan kau seluruh jiwa raga utuh tak terbagi..

Sesuatu yang kutahu tak kan mampu kau beri..

Tapi sayang,

Maski kurasa harga diri ini t’lah luluh lantak tak terperi…

Aku masih punya sejumput hati untuk diriku sendiri….

Kau ingat kelak, ya sayang,

Bahwa kuberi kau semua utuh tak terbagi…

Tanpa sedikitpun berusaha membebani,

Padahal…..

Aku perempuan yang semestinya kau tanggung dan penuhi…

Bukankah…. selama ini kau katakan kau cinta, dengan sepenuh hati?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s