Renungan A.

Adalah seorang wanita..berusaha menjadi istri yang shaliha…

Melayani suaminya dengan sukarela..dan berharap banyak akan pahala…

Dengan bangga ia berkata, ” Suamiku amat sayang dan mengasihi saya!”

Tahukah ia, sang istri shalihah…

Suatu ketika dengan pongahnya…

Suaminya membuka laptop memamerkan wanita wanita simpanannya…

Dan dengan mudahnya saat ditanya mengapa..

Sang Suami berkata, ” Agar tidak bosan saja!”

Alkisah seorang wanita…Berusaha agar selalu cantik rupa…

Bertindak tanduk apa adanya…bermanis bicara menghadapi suaminya…

Meski banyak Sang Suami menyimpan rahasia..

Namun ia tetap berlapang dada…Banyak teman, dekat dengan saudara..

Hal hal yang mencegahnya berlaku gila…

Tak urung hal itu dirampas jua… Hanya karena suami tidak suka…

Meski hatinya nelangsa, namun terpaksa ia nikmati saja…

Ku tahu seorang wanita…dengan harta berlimpah ruah…

Bisa membeli apa saja… tak susah, hanya cukup berkata…

Sesungguhnya ia rindu belaian suaminya…berharap ia kembali ke pelukannya..

Tapi apa daya suami berkata, ” Kau nikmati saja uang yang ada..tapi jangan ganggu saya..”

Dan sang Suami kembali pada candunya….Mungkin juga pada wanita wanitanya…

Temanku seorang wanita…seorang istri beranak dua…

Suatu ketika ia berkata, ” Saya diancam ditinggalkan oleh suami saya..”

Hanya karena telepon yang digeledah..Ada sms mesra yang tak ia indah

Sang suami nampaknya murka…berkata kasar dan penuh hina…

Temanku berkata, ” Aku boleh pinjam dana? Buat anakku sekolah. Suamiku sudah 3 bulan tak berkerja..”

Dalam hatiku berkata, sudahlah tak mencari nafkah, masih pula berburuk sangka!

Ku kisahkan seorang wanita… mengalami kekesalan dan setumpuk masalah…

Yang tak pernah terselesaikan dari masa ke masa….

Karena suami yang tak terbuka, penuh praduga… Meminta ia melayaninya..

Sudah mencoba, namun si Wanita tak bisa… karena sesungguhnya bukan hanya fisik saja..

Butuh batin yang juga rela.. Maka dengan lantang suami berkata, ” Itu dosa!!!!!!”

Mengapa tak pernah kudengar didengung dengungkan, berdosa pulalah kaum pria..

Yang menolak hasrat istrinya….

Ku pernah dengar suatu cerita… entah di negara mana..

Katanya awan membentuk sesosok wanita.. tengah disiksa api neraka…

Jawabnya saat kutanya, ” Karena akan banyak penghuni neraka…

wanita wanita yang gemar membicarakan sesama, tidak menurut pada suaminya…”

Dalam hati kubertanya, seperti apakah hukuman bagi suami yang tak setia..

Yang tak membuat istrinya bahagia? Tidakkah wanita juga punya hak yang sama? Untuk dituruti dan dimengerti kemauannya?

Alangkah beratnya nasib wanita… dituntut kepandaian berbagai rupa…

Dipagari oleh berbagai norma…Seumur hidupnya selalu dipunya..

Saat sendiri mutlak milik orang tua..Ketika menikah mutlak milik suaminya..

Tak pernah bebas dan termaklumi seperti kaum pria…

Yang hanya dengan kata sakti ‘pencari nafkah’..hingga bebas berbuat apa saja…

Jika pria pandai menaklukkan hati berbagai wanita… Ia merasa dan dianggap bagaikan seorang raja..

Namun jika itu seorang wanita, mampu menaklukkan hati para pria..

Bukannya puja, namun predikat miring malah yang diraihnya…

Sesungguhnya sangat berat beban wanita… menjaga kesucian dan martabatnya…

Bertarung maut demi keturunan keturunannya… Tak bisa banyak menuntut karena konon sudah kodratnya…

Bahwa harus menurut dan pasrah saja….

Kuyakin Tuhan itu ada…Menurutku Ia pasti menganggap semua umatNya sama…

Jangan hanya terpaku pada bait yang sebahagian saja.. Pasti ada penjelasan yang masuk logika..

Wanita memang banyak keterbatasannya..Namun rasanya tak pantas hanya sebatas pinggang apalagi kaki pria…

Tak bisakah wanita mereka letakkan, paling tidak sebatas telinga?

Wanita memang lemah… Tak berarti bisa gampang disiksa…

Sadarkah mereka, bahwa yang melahirkan mereka juga seorang wanita?

Maka berbahagialah wahai wanita… Jika memiliki pria yang menganggapmu amat berharga…

Yang mendengarkanmu dengan suka cita.. Berkata pun jujur apa adanya

Bersyukurlah wahai wanita… Karena tidak semua mengalami berkah yang sama…

Yang menerimamu seutuhnya, tanpa melihat cela… Memaklumi bahwa kau pun punya rasa…

Peliharalah wahai wanita…Karena tak banyak pria yang sedemikian rupa…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s