Mantra Pagi.

Seperti yang pernah terlintas di benak, dan terucap lebih dari satu kali.. :

Bahwa tak peduli berapa banyak wajah yang menghampiri

Berkali-kali, silih berganti, mungkin juga tanpa henti

Tanpa sadar, aku lah yang kan selalu kau cari

Benakmu akan terlintas seperti ini :

Mengapa tak kutemukan dia di sini?

Sampai akhir jelang nafasmu terhenti,

Kau kelak sadari, aku takkan pernah terganti

Dan siapapun dia yang datang sesudah diri ini

Akan selamanya memaki :

” Mengapa bayang-bayang perempuan itu tak pernah bisa pergi!!???”

…..cukup seperti itulah mantra, sumpah, buah dari sebuah sakit dan hancurnya sebuah hati, demi kau bisa bersenang sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s