Maaf

Kapankah kata “maaf” kehilangan maknanya?

…itu adalah ketika maaf dilafazkan hanya sekedar untuk tidak memperpanjang masalah, tanpa menemukan solusinya.

…itu adalah ketika maaf berkali kali diucapkan tanpa ada niat, usaha dan perbaikan dari perbuatan yang dikeluhkan

…itu adalah ketika setelah diucapkan, tak lupa diimbuhi dengan kata “tapi….” atau “padahal…”

Menjadi seorang pemaaf itu memang mulia. Namun adakah yang bisa dimaafkan dari kata “maaf” yang diiringi kejadian-kejadian di atas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s